My Alay Years

Oke, jangan muak atau keinget Dahsyat dan Inbox dulu baca judulnya. Like I said before, alay adalah proses menuju kedewasaan. Hampir semua anak2 produksi late 80′s dan awal sembilan puluhan dulunya pernah berada dalam jalan yang kurang terang ini. Termasuk saya. Ya, dengan berat hati harus saya akui saya dulu pernah terjebak arus utama (mainstream) yang unyu ini.

Continue reading

Posted in Sparks | 3 Comments

Change

Hi there. How are you guys? Well, saya mau curhat ni. Some of you may have heard that me and my roommates just had a little surprise in our house a few days back. Not a really good one though. Kami kebanjiran malem-malem pas weekend minggu lalu. Well, mungkin banyak yang mikir itu hal yang biasa yah di Jakarta yang padat luar biasa ini. Dan kalo denger komentar dari tetangga2 yang udah lama jadi penghuni di daerah rumah kami, juga mungkin makin mahfum kalo yang kami alami kemaren itu belum apa2 dibandingin banjir 5 tahunan yang bisa ngeri banget. Well, long story short, sebenernya rumah kami ga kemasukan air dari luar, karena di depan rumah udah ada pembatas. Yang jadi masalah, ternyata debit air tanah di daerah tempat kami tinggal itu cukup tinggi, secara, deket banget sama kali (lupa namanya). Jadi kami kemaren kebanjiran karena air tanah yang dibawah rumah kami itu meresap keluar dari ubin, di seluruh rumah. Yeah, right. Seluruh rumah. Jadilah, kami yang waktu itu juga kedatangan tamu istimewa dari Makassar (maapkeun kami Lip.. *usap aer mata*), terpaksa tidur tumpuk2an berlima di satu2nya kamar yang masih selamat dari air, itupun cuma tersisa kira2 3×1 meter. Yang bikin ngenes adalah ada ibu hamil di antara kami. Jadi dengan ruangan yang cuma segitunya, kami usahain gmn caranya si ibu hamil ini bisa tidur agak enak dikit lah.

Continue reading

Posted in Sparks | 5 Comments

My La La Land

Hai hai.. miss me already? Hahahha. Yah, saya memang hiatus nulis selama beberapa waktu karena beberapa alasan. Selain karena bejibunnya kegiatan kantor awal tahun, belum ketemunya mood nulis, sampai kejadian ngehitsnya blog ini karena status fb saya yang kontroversial, mengenai seseorang yang protes tentang konten blog ini. Well, I still haven’t found my writing mood too. So maybe it’s just a booster for me to write again.

Btw, I got addicted to a criminal series called “Criminal Minds” lately. Maybe I’ll review it later. Serialnya seru banget, meskipun agak serem dan bikin saya jadi makin paranoid. Dan di tiap episode selalu ada qoute di awal dan akhir cerita yang bagus2. Saya belum sempat nyatetin sih, cuma beberapa aja. Nanti mungkin bakal saya masukin ke post laen kalo udah saya recap. Hehehe.. But here’s one quote in an episode of Criminal Minds which quite explain my situation when someone of my past told me that he felt like I was writing bad things about him, and that I was unfair about him.

Better to write for yourself and have no public, than to write for the public and have no self — Cyrill Connoly

So, apakah saya merasa bersalah sama dia tentang apa yang saya tulis tentang dia di blog ini? Hmm.. a bit, at first. But then i realize that this blog is mine. Everything I wrote here were from my point of view. It’s my La La Land. So he can feel or think anything he wanted. But in the end of the day, I’m still gonna write those things all over again if I have to. Sorry boy, you no longer have vote in my life.. :)

Cheers

Posted in Rambling | 3 Comments

Take Me or Leave Me

In the past weeks somehow saya kecanduan denger lagu ini.

Continue reading

Posted in Rambling | 4 Comments

Other Space

What are you doing right now? Well, kalau sodara2 lagi baca post ini, berarti lagi online ya. Ehehe…Ehehe…Ehehe… *tertawa kemalumaluan* Ya itulah yang lagi menggantung di otak saya yang simpel tapi suka rumit sendiri ini *apa?! apa?!*. Maksud saya sih tentang kebiasaan online kita sekarang ini yang kayaknya udah jadi kebutuhan hampir primer. Kesannya kalau seseorang ga punya kehidupan di internet itu berarti lahir sebelum tahun 50an. Tapi umur pun ga bisa dijadiin patokan juga sebenernya. Udah banyak banget parents and elderly yang aware tentang “kehidupan kedua” manusia yang bisa didapetin di internet. Well, saya pun ngeblog karena menurut saya menulis punya efek terapi atau rekreasional buat saya. Buat menyegarkan pikiran dan lepas sejenak dari kehidupan nyata yang kadang2 ga sesuai ekspektasi saya.

Saya sendiri baru benar2 mahfum sama yang namanya socnet kira2 5 tahun yang lalu, pas pertama kali masuk kuliah. Semua temen2 maba (mahasiswa baru) saya kalau kenalan pasti nyantumin alamat e-mail atau alamat friendster (fs) yang lagi ngehits banget jaman itu. Karena saya gadis polos dan lugu pada saat itu, saya belum punya dan belum tahu juga gimana caranya bikin e-mail. Akhirnya setelah diseret-seret sama temen saya ke warnet yang banyak banget di daerah sekitar kampus, saya punya email pertama saya setelah beberapa minggu masuk kuliah. Ya..ya..ya. Tidak terlalu membanggakan memang. Setelah punya e-mail, langsung deh meluncur ke ym dan friendster. Saya inget banget nama profile fs saya waktu itu. “Saraszz Ajah”. OMG, shoot me now..

Yah, alay kan bagian dari proses menuju kedewasaan.. Hehehehe..

Continue reading

Posted in Rambling | 12 Comments

Love – Part 2. Butterflies.

Hai-haaai.. I’m back again to fulfil my destiny *salah adegan*. To fulfil my words, I mean. Ngelanjutin postingan yang agak unyu kemaren. :3 Heheheh. Sebelumnya saya mau mu’un maap karena baru bisa posting sekarang setelah melewati berbagai rintangan seperti masuk angin, ilangnya draft post di hape, sampe banjir diskon di blok M. Eh iya, sama harus kerja jg sih.. *ditimpuk bos*. So, where were we? Hmmm…

Continue reading

Posted in Sparks | 11 Comments

Love – Part 1. Sakitnya.

Hmm.. Sebelumnya mohon maap ya kl postingan saya kali ini agak2 menye2. Saya lagi pengen ikut2an ngomongin masalah yang udah jadi masalah sejak jaman prasejarah. Ce-I-eN-Te-A. Ya..ya..ya.. saya tahu jadi keliatan bgt galaunya. But like I said before, this blog is the one place I can throw away all of my galau. *Yang sering galau tanpa sebab dan malem mingguan cm nonton dvd ngacuuung!!* Jadi yang merasa anti sama cinta2an, silahkan klik tanda “x” di ujung kanan atas layar anda. Terima kasih. *pliiss, jangan diklik pliiiss*

Continue reading

Posted in Sparks | 12 Comments